Mancing seru di laut Jepang bersama WAKUWAKU JAPAN

Aamberjack raksasa
Untuk bisa mewujudkan mimpinya di tahun baru, maka tim dari Offshore Revolution terbang ke Miyakojima di Perfektur Okinawa. Di laut dimana Ikan raksasa berenang ini juga tidak terlalu bisa diandalkan di musim dingin. Akan tetapi kalau berhasil, pasti akan mendapatkan ikan yang luar biasa besar!

Sushi adalah makanan yang sudah identik sekali dengan Jepang, Bahkan sekarang sudah masuk kepasar Indonesia. Makan Sushi juga sudah menjadi budaya yang sangat popular di negeri sakura tersebut. Tapi apakah kita tau dari mana makanan laut itu berasal?

Dalam postingan kali ini saya akan sedikit bercerita tentang sebuah acara tv yang kebetulan akhir pekan kemarin saya tonton bersama para “krucil” keponakan saya. Sebuah tv Jepang yang baru saja mengudara di negeri ini melalu kanal berbayar menyiarkan sebuah acara memancing di laut Jepang.

Judul acaranya sendiri adalah Off-shore revolution NEXT. Episode ini sejatinya sudah memasuki episode ke 34. Pada episode terdahulu dikisahkan team kesulitan menangkap ikan besar, hanya seekor amberjack seberat 20 kilogram . dan mereka sadar betapa susahnya menangkap ikan besar itu di perairan Jepang yang konon katanya masih banyak predator hiu nya.

Lautan Miyako pagi itu terlihat begitu tenang. Ini adalah perjalanan kedua dipulau itu. Perjalanan ini sejatinya untuk memancing ikan amberjack  besar yang hidupnya biasanya di perairan dengan kedalaman sekitar 200-300 meter. Dibutuhkan sebuah perjuangan tentunya untuk menangkap ikan sebesar itu yang jarang sekali tertangkap di kail para pemancing professional sekalipun. Kalau ikan-ikan kecil seberat 10-20 kilogram mah dengan mudah mereka bisa menankapnya.

Dua tokoh yang di ceritakan dalam acara ini adalah sang kapten yang bernama Nakasone, seorang kapten kapal yang sudah mahir mengoperasikan kapal dan alat-alat pendeteksi seperti gps dan pendeteksi keberadaan ikan. Kapalnya di lengkapi dengan peralatan canggih hingga memudahkan dia untuk mengetahui posisi kapal dan posisi laut yang banyak ikannya. Coba nelayan-nelayan kita punya peralatan canggih seperti itu ya. Kapten kapal ini juga malu berada di depan kamera, seperti saya, upss *dilempar jangkar

Sedangkan pemancingnya sendiri adalah Takahashi Tetsuya, seorang pemancing professional dari Jepang. Dengan bantuan alat pancing dengan merek Beast Master 9000 ZB, dia dengan mudah mengulur dan menarik kail kedalam laut. Dengan bantuan motor giga max didalam nya. Ikan seberat 90kilo bisa dengan mudah di naik kan dengan bantuan alat pancing canggih seperti ini.

Petualangan memancingnya sendiri berlangsung selama 2 hari. Hari pertama mereka berangkat dari pulau Miyako dipagi hari. Dan di hari pertama ini juga mereka belum bisa mendapatkan ikan sebesar yang mereka inginkan. Hanya ikan-ikan kecil saja.
3 ekor amberjack yang mempunya berat masing-masing 10 kilogram, 7 kilogram dan 20 kilogram tak membuat mereka puas, Ikan besar seberat 50 kilogram lebih tetap menjadi incaran team. Entah sudah berapa puluh umpan ikan brown striped mackerel yang dikaitkan di kail mereka, namun ikan besar itu tak kunjung datang juga. Hari sudah semakin sore dan mereka memutuskan untuk menginap di pulau Tarama. Dipulau itu mereka akan menyusun kembali rencana untuk bersua dengan ikan amberjack sebesar itu.

Pulau Tarama yang indah
Pagi di pulau Tarama sungguh indah, dan beberapa orang berpendapat bahwa desa ini adalah desa terindah. Matahari memantul dengan indahnya di laut pagi yang sangat tenang. Burung-burung juga terlihat dengan asik menikmati kebebasan mereka.

Hari kedua ini team kembali ke laut dengan penuh pengharapan. Laut terlihat begitu tenang, dan umpan kembali di kaitkan ke kail dan dilemparkan menuju laut dalam. Mereka selalu percaya bahwa ikan besar akan muncul di saat yang tidak terduga.

Hari sudah mulai siang, dan umpan mereka ternyata habis hingga harus kembali menyusuri laut untuk menangkap ikan-ikan kecil yang digunakan sebagai umpan. Setelah umpan di dapat mereka kembali mencari spot laut dalam untuk melemparkan kail. Entah sudah berapa kali kail diangkat namun nihil. Hingga menjelang akhir acara Takashi harus bertarung dengan joran dan kekuatan ikan. Di palung Ryukyu yang terletak diantara pulau Miyako dan Ishigaki ikan besar itu muncul. Dan akhirnya mereka bisa bersua dengan seekor amberjack malang yang beratnya lebih dari 50kilogram. Sebuah pencapaian yang luar biasa dengan kebulatan tekat dan keyakinan yang kuat. Dan amberjack pun di kembalikan lagi ke habitatnya.

Acara ini dalah acara mancing yang seru menurut saya. 3 orang krucil keponakan saya juga ikutan asik menikmati tontonan yang di sajikan di kanal WAKUWAKU JAPAN ini. Walaupan selama acara banyak sekali pertanyaan yang di lemparkan kepada saya. “itu kok ikannya besar sekali pak lek?” trus ada lagi celotehan begini “besok kita mancing di kolam nya mbah nyari ikan gede kayak gitu ya pak lik” saya hanya terkekeh dan berusaha menjelaskan kepada mereka tentang acara itu.

Dan abis nonton acara itu jadi pengen segera kelaut dan mancinggggg!!!
berpartisipasi dalam WAKUWAKU JAPAN

Labels: