Domba dan Puncak Darajat-Garut, Lihat Indonesia Part #3

-->
Domba Garut
Tanduk-tanduk domba itu terlihat begitu menawan. Kandang serta tubuh domba itu sendiri juga terlihat bersih. Terlihat dsini bahwa domba-domba ini dirawat dengan telaten oleh sang pemiliknya. Yang menarik dari domba-domba ini adalah bentuk tanduknya. Meliuk-meliuk seolah buah karya dari seorang maestro pematung dunia.

Domba Garut, orang mungkin belum terlalu “ngeh” dengan keberadaan domba yang sering di lagakan dalam sebuah perhelatan seni adu ketangkasan domba garut ini, tapi di daerah Garut sendiri seni ini sudah menjadi sebuah ajang hiburan rakyat dan ajang bertemunya para juragan, peternak dan pedagang domba. Apabila ada domba yang memenangkan lomba ketangkasan ini harganya pasti akan berlipat-lipat, dan sebuah berkah tersendiri bagi sang peternak.

Pose
Saya dan team Lihat Indonesia menyempatkan diri mampir ke sebuah kelompok peternak domba “Padepokan RCB Mandiri” yang terletak tidak jauh dari pusat kota Garut ini. Domba-domba yang berada di kandang ini terlihat menawan.  Kebersihan kandang betul-betul mereka perhatikan, jadi mitos bau “prengus” yang ada di kandang-kandang kambing konvensional saya tidak menjumpainya di kandang ini.

Tingkah polah para kambing-kambing ini juga lucu sekali, ketika saya datang pertama kalinya mereka memanjat-manjat kandang terus diam, bak seorang peragawan model kelas dunia sedang memamerkan sebuah desain baju dari perancang dunia. Mata mereka tidak lepas memandangi saya dan teman-teman. Terlebih lagi ketika saya membidikkan lensa keaarah mereka, seolah sedang pose dan mereka mempertahankan “pose”nya itu untuk beberapa saat. Saya hanya bisa terpingkal-pingkal geli melihat tingkah polah mereka.

Team LI with TDI Garut-Tasil
Matahari sore sudah menampakkan sinarnya, sebagai pertanda buat saya dan team Lihat Indonesia untuk segera meninggalkan lokasi itu. Arah laju iring-iringan mobil Taft Diesel ini mengarah kesebuah puncak yang disana terdapat pemandian air panas yang menawan. Puncak Darajat, di puncak ini kita bisa menikmati panorama indah kota Garut dari ketinggian sambil menikmati berendam di kolam air panas alami yang mamancar dari beberapa kawah yang ada di puncak gunung Darajat ini.

Hari sudah gelap ketika rombongan mencapai Darajat Pass, alhasil hanya saya dan Made yang menceburkan diri di kolam air panas, sementara yang lain sedang berdiskusi tentang rute selanjutnya yang akan di lalui oleh team Lihat Indonesia dalam perhelatan suci nya Road Trip Jawa-Bali-Lombok di tahun 2013 ini.

Duo Keceh di puncak Darajat
Berendam di kolam air panas nya saya merasakan sensasi rileks yang luar biasa. Penat yang muncul beberapa hari yang lalu semenjak perjalanan dimulai seolah sirna, dan saya hanya menikmati heningnya malam sambil berendam di hangat nya air kolam. Cuma jangan terlalu lama berada di kolam air panas, cukup maksimal 30 menit dan kita harus naik ke atas dulu untuk beristirahat, jika masih ingin menikmati sensasi ‘nyaman’ nya berendam disana di persilahkan kembali, kira-kira begitu instruksi yang saya baca di dinding pengumuman…. Ahh nyamannya.

Garut benar-benar sebuah destinasi menarik yang meiliki berjuta potensi, baik di bidang kesenian, kuliner, budaya dan juga destinasi wisatanya.

Dan perjalanan team Lihat Indonesia masih terus berlanjut…

Labels: ,