Soto kemiri, hidangan lezat khas Pati

Soto Kemiri nan Lezat
Tumbuh besar di sebuah negeri yang kaya akan kuliner yang khas saya merasa bangga. Berbagai cita rasa masakan yang tersebar seantero negeri membuat keragaman negeri ini semakin bermakna.

Salah satu dari sekian ribu kuliner yang ingin saya ceritakan kali ini berasal dari sebuah kota kecil yang berada di jalur Pantura (pantai utara jawa). Bisa menghabiskan masa kecil saya di kota kecil itu membuat lidah ini rasanya sulit sekali berpaling dari lezatnya kuliner-kuliner yang tersaji disana. sebutlah ada nasi gandul, ada swike, ada bandeng kropok dan masih banyak lagi lainnya.


Namun yang hendak saya ceritakan disini adalah tentang semangkuk soto. Soto kemiri, hidangan khas yang warungnya banyak tersebar di hampir di seluruh pelosok kota yang sampai saat ini tidak memiliki sebuah Mall pun ini, bisa di jadikan tujuan wisata kuliner jika mengunjungi Pati. Yang khas dari soto ini adalah rasa kemiri nya begitu menonjol di antara bumbu-bumbu lain yang di racik dalam kuah sotonya.

Penyajiannya Unik
Selain itu yang unik lagi adalah cara penyajiannya, semua bahan di masuk kan kedalam sebuah mangkuk mungil, biasanya terdiri dari nasi putih, irisan daging ayam, dan tauge. Nah proses uniknya terjadi setelah itu, setelah semua bahan masuk kedalam mangkuk, kuah soto dari kuali di tuangkan, namun tidak hanya sekali. Kuah soto di tuang kedalam mangkuk dan kemudian di tuang kembali ke dalam kuali, begitu berkali-kali hingga rasa gurih dari kuah meresap ke semua bahan makanan yang ada di dalam mangkuk. hmmm ide yang cerdas untuk cara penyajian.

Ayam dere yang mungil dan lezat
Ada satu lagi yang unik dari soto ini. Potongan-potongan ayam yang tersaji di meja sebagai lauk tambahan terlihat mungil-mungil sekali. Kenapa kecil-kecil sekali potongan-potongan ayam tersebut, ternyata ayam yang di pakai dalam pembuatan soto ini adalah ayam dere atau ayam betina yang masih remaja. Pantas saja terlihat mungil dan gurih sekali. Kalau kita tidak memperhatikan, bisa-bisa belasan potong ayam itu masuk kemulut kita tanpa kita sadari (pengalaman pribadi kalau ini) ha ha. So jika hendak melintas jalur pantura dan lewat Pati, silahkan mampir ke warung-warung yang menjual hidangan lezat ini.

Labels: ,