Bersantai menikmati keindahan pantai Kelayang


Keindahannya mempesona
Deretan batu-batu raksasa menghiasi di hambir sebagian pantai yang ada di Tanjung kelayang ini, Pantai berpasir putih yang landai membuat pesonanya seolah menyihir siapapun yang mendatanginya. Sementara itu nyiur kelapa melambai-lambai seperti sedang riang gembira sudah tumbuh di negeri tropis yang indah ini.


Terlihat deretan bungalow-bungalow sederhana berjajar menghadap kearah pantai, ketika pertama kali saya memasuki kawasan panti ini, tidak terlalu banyak jumlahnya, sementara itu sebuah warung makan juga tersedia di salah satu sudutnya. Yang menarik perhatian saya adalah pondok-pondok kecil yang berada di pinggir pantai, rasanya pasti akan nikmat sekali memandang sunset sambil bercengkrama dengan hembusan angin laut yang semilir dari pondok itu.
Pasir putih yang membentang
Tidak jauh beda dengan pantai-pantai yang ada di pulau Belitung ini, Tanjung Kelayang juga memiliki kontur pantai yang landai, berpasir putih, di hiasi oleh air laut yang bening serta bongkahan-bongkahan bebatuan granit raksasa yang terseber di hampir seluruh area pantai. Menyusuri pantai sambil berjalan kaki di putihnya pasir pantai pasti akan membawa sensasi keindahan tersendiri, terlebih ketika riak-riak ombak kecil menjilati mata kaki, seolah tidak percaya bahwa keindahan seperti ini bisa saya dapatkan di negeri ini.
Pantai yang berjarak sekitar 27km dari kota tanjung pandan ini belumlah seterkenal pantai tetangganya, seperti pantai Tanjung tinggi, namun karena dia menjadi pintu masuk ke pulau-pulau kecil yang ada di Belitung, maka mau tidak mau para pengunjung pasti akan mendapatkan bonus sebuah keindahan yang tiada tara di lokasi pantai ini.
Riang Bermain bersama
Menceburkan diri di dinginnya air laut pasti akan menyegarkan kembali badan saya yang sudah terasa letih, berenang sendirian di pantai ini sensasinya sungguh luar biasa, pasirnya begitu lembut, riak ombaknya kecil sehinggnya aman buat berenang maupun bermain olah raga air lainnya, sementara saya asik berenang sendirian terlihat sekelompok anak kecil sedang asik bermain loncat-loncatan bersama, mereka adalah anak-anak nelayan yang bermukin tidak jauh dari pantai ini, ikut serta dalam permainan itu pasti seru. Sesekali tangan saya merasa gatal juga untuk membidikkan  lensa kamera saya kearah mereka, dan mereka tetap asik dengan permainannya seolah tidak pedulu dengan apa yang saya lakukan.
Puas bermain bersama para laskar pelangi junior saya bergegas kembali ke pantai untuk bersiap karena sore ini saya akan melanjutkan perjalanan ke pulau-pulau kecil yang ada di lepas pantai Tanjung Kelayang, sementara saya bersiap si bapak nelayan setempat yang akan mengantarkan saya berkemah di pulau-pulau kecil  tersebut juga terlihat sedang mempersiapkan segala-sesuatunya yang berhubungan dengan perahunya, dan perjalanan saya menuju pulau burung di iringi dengan indahnya rona senja yang mewarnai langit Belitung sore itu. Sungguh damai sekali rasanya menikmati indahnya rona senja dari atas perahu yang sedang melaju, dan tidak membutuhkan waktu lama saya pun sudah menginjakkan kaki di pulau kecil nan mempesona, setelah selesai menurunkan semua barang bawaan saya tidak mau terlena dengan keindahan yang terpampang di depan mata, saya harus segera mendirikan tenda untuk saya bermalam di pulau ini, sementara itu Pak Nawi nelayan yang mengantarkan saya ke pulau ini berpamitan untuk kembali ke Tanjung kelayang, akan menjadi malam yang sunyi di dalam tenda di pulau yang indah ini pastinya.


Labels: ,