Saya bangga jadi Pramuka


Bangga Menjadi bagian dari Gerakan Pramuka
“sumpahku Amukti Palapa, tidak akan makan buah Palapa sebelum Nuswantara Bersatu, rawe-rawe rantas malang-malang putung”

Sebuah sumpah mulia yang selalu saya ucapkan ketika apel pramuka pada setiap memulai dan mengakhiri latihan pramuka jaman STM dulu, kebetulan nama Ambalan dimana saya bernaung utuk berlatih adalah ambalan GajahMada.

Pramuka sejatinya adalah sebuah gerakan yang memberikan pendidikan kepanduan bagi generasi muda di Indonesia, kata pramuka sendiri adlah sebuah singkatan dari Praja Muda karana yang mempunyai arti Rakyat muda yang suka berkarya. Pramuka sendiri adalah sebutan bagi para anggota Gerakan Pramuka, tingkatannya sendiri terdiri dari beberapa tingkatan, dimulai dari Pramuka Siaga, Pramuka Penggalang, Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega, selain itu juga ada tingkatan kakak-kakak Pembina.

Dengan Pramuka saya di ajak untuk mencintai negeri ini, menumbuhkan sifat-sifat patriotisme yang pada masa sekarang mungkin sebuah harga mahal yang harus di tebus oleh bangsa ini, dengan pramuka juga saya diajarkan bagaimana harus menyikapi hidup di era sekarang yang kian tidak menentu saja, intinya Gerakan Pramuka adalah sebuah pembelajaran di luar lingkungan sekolah maupun keluarga dan  biasanya dalam bentuk kegiatan menarik, menyenangkan, sehat, teratur, terarah, praktis dan di lakukan di alam terbuka. Tujuan sebenarnya adalah pembentukan watak, akhlak dan budi perkerti yang luhur, sekilas adalah tujuan yang klise, namun jika kita terjun sendiri di dalamnya akan merasakan makna itu sebenar-benarnya.



Belajar Kegiatan alam Bebas bersama para sahabat Pramuka lainnya
Kenangan indah selama menjadi anggota Gerakan Pramuka dulu adalah kemah dan latihan pramuka setiap hari jum’at sore, namun selain itu ada kenangan yang selalu saya kenang jika musim lebaran tiba seperti sekarang ini, jaga posko simpatik di terminal kota di tempat saya berdomisili, dari sana saya banyak sekali belajar tentang falsafah hidup yang tidak mungkin saya dapatkan di bangku sekolah maupun pada tumpukan diktat-diktat resmi. Sampai sekarang hati saya selalu bergetar ketilka mulut ini dulu mengucapkan sumpah Tri satya dan Dasa dharma, sebuah sumpah agung dari anak bangsa buat ibu pertiwinya.
Saya Bangga bisa menjadi bagian dari Gerakan Pramuka Indonesia, sangat ironi sekali jika melihat anak-anak sekolah sekarang lebih memilih eskul Modern Dance atapun apalah itu dari pada ikut kegiatan pramuka, hanya satu harapan semoga gerakan mulia ini terus terjaga di bumi pertiwi ini di era serangan globalisasi yang sunguh menyesak kan dada ini.


Inilah sumpah seorang pramuka yang selalu membuat dada bergemuruh jika sedang mengucapkanya :


Tri Satya
Demi kehormatanku aku berjanji akan bersungguh-sungguh :
1. Menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan dan Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan menjalankan pancasila.
2.  Menolong sesama hidup dan ikut serta membangun masyarakat
3.  Menepati Dasa Dharna 



Dasa Dharma
Pramuka itu :
1. Taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
2. Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia
3. Patriot yang sopan dan kesatria
4. Patuh dan suka bermusyawarah
5. Rela Menolong dan tabah
6. Rajin, terampil dan gembira
7. Hemat, cermat, dan bersahaja
8. Disiplin Berani dan setia
9. Bertanggungjawab dan dapat dipercaya
10. Suci dalam pikiran, perkataan dan perbuatan



Selamat Hari Pramuka yang Ke – 50 Indonesiaku.






Labels: