Teluk Kiluan, Indah dan damai.

Rayuan Pulau Kelapa yang memanggil
Tidak perlu menunggu lama “ Jeburrrr “disamping kanan perahu sudah ada Dolphin yang meloncat dari dalam air dan menari di udara sebentar menyambut kedatangan perahu kami.

Udara pagi itu di pulau Kiluan yang dingin memaksa saya untuk tetap bersembunyi di bawah sleeping bag, rasanya malas sekali bangun dipagi itu, ingin rasanya melepas penat di tubuh ini lebih lama setelah sehari sebelumnya melakukan perjalanan yang lumayan menantang dan jauh dari Jakarta menuju pulau Kiluan ini. Namun bayangan Dolphin melompat-lompat di habitatnya memaksa saya harus keluar dari buaian sleeping bag pagi itu.


Teluk Kiluan yang damai

Rute yang terjal dan berkelok tidak menyurutkan semangat kami untuk menjelajah di pulau kiluan ini, butuh waktu sekitar tiga atau empat jam dari Bandar lampung hingga mencapai di teluk Kiluan ini, sepanjang perjalanan kami di suguhin pemandangan sawah dengan padi yang menghijau, suasana desa yang masih asri, pura-pura sederhana juga menghiasi halaman rumah penduduk yang merupakan pendatang dari pulau Bali, sungguh pemandangan yang luar biasa, dan bisa mengalihkan kepenatan duduk di dalam mobil Elf yang kami sewa.

Pulau kiluan sendiri adalah sebuah pulau kecil di area kacamatan Kelumbayan, Tanggamus Lampung. Rute terdekat untuk mencapai pulau ini adalah dari desa Pekon kiluan negeri. Perjalanan dengan mengunakan jukung dari desa terakhir ini hanya beberapa saat saja, hanya sekitar 10 menit saya sudah menjejakkan kaki di pulau yang luasnya sekitar 6 hektare ini, hampir seluruh pulau di kelilingi oleh hamparan pantai pasir putih yang indah, Gradasi air laut dari hijau tosca ke biru gelap membuat kaki ini serasa ingin segera menceburkan diri ini di air laut yang sangat jernih tersebut. Sungguh mahakarya yang luarbiasa.

Pantai yang tenang, cocok bagi yang ingin menikmati alam seutuhnya

Suasana damai dan tenang segera saya rasakan ketika mulai menjelajah pulau ini, pulau yang memiliki banyak pepohonan ini memang bisa memberikan sensasi lain bagi yang rindu akan buaian alam. Hampir seluruh bagian pulau kecil ini tertutup rapat oleh pepohonan lebat, mungkin dari alasan ini juga air sumur yang terdapat dipulau ini terasa tawar dan sejuk, suatu hal yang jarang saya jumpai ketika saya berkeliling di pulau-pulau kecil di wilayah kepulauan seribu, Belitung dan Lombok.

Daya Tarik lain dari pulau ini adalah Dolphin tour, para pengunjung bias bermain bersama ikan-ikan dolphin yang banyak terdapat di laut sebelah pulau ini, mungkin disini adalah habitat dari dolphin tersebut. Semula kami sudah optimis untuk bias bertemu dengan rombongan dolphin, gara-gara perahu yang kami akan sewa dating terlambat, setelah pembagian perahu kami pun mulai bergerak agak ke tangah laut dimana Dolphin sering bermain disana. Ombak yang menerjang lumayan besar, dan perahu yang kami tumpangi begitu kecilnya..masyarakat di Kiluan menyebutnya dengan Jukung. Tidak perlu menunggu lama “ Jeburrrr “disamping kanan perahu sudah ada Dolphin yang meloncat dari dalam air dan menari di udara sebentar menyambut kedatangan perahu. Bahagia rasanya bisa menikmati mamalia tercerdas ini di habitat aslinya.

seekor lumba-lumba sedang berenang menyambut kami

Banyak sekali kegiatan yang bisa dilakukan di pulau kiluan ini, mulai dari hanya berenang, snorkling, jelajah pulau hingga hanya tiduran santai di bawah pohon yang rindang sambil menikmati indahnya mahakarya alam pantai yang indah ini. Sungguh pengalaman yang luar biasa hingga akhirnya kami harus meninggalkan pulau kecil yang sangat indah ini. Dalam hati saya berjanji suatu saat pasti akan kembali kesini, menikmati indahnya pulau yang sepi dan indah, bermain bersama rombongan dolphin di habitat aslinya, Laju mobil Elf sewaan kami melaju membelah propinsi lampung hingga kami harus turun dari mobil dan menikmati suasana malam di atas anjungan kapal Ferry yang mengantarkan kami dari pulau Sumatra ke pulau Jawa. Rasanya belum puas untuk menikmati indahnya pulau kecil di teluk Kiluan tersebut.

Labels: