Teluk Benete, SUmbawa Barat

kapal-kapal operasional PT. Newmont sedang berlabuh
Teluk Benete, nama yang unik menurut saya. Teluk ini terletak di ujung barat pulau Sumbawa, tidak seperti rata-rata pantai di Sumbawa yang berpasir putih dan air laut yang jernih, di teluk ini pantainya tidak berpasir putih dan lebih banyak di dominasi oleh batu-batuan di pinggir pantainya, benar kata sahabat saya, tidak ada yang terlalu menarik di teluk ini, namun rasa penasaran mengalahkan itu semua, dan akhirnya sampailah saya di teluk tersebut tepat menjelang subuh.

Angin laut yang dingin menerpa kepala saya yang sedikit pusing karena sudah hampir 36 jam tidak memejamkan mata demi perjalanan kali ini, dan ketika memasuki jalanan menuju sebuah dermaga umum pandangan saya tertuju pada lampu-lampu yang berjajar di pesisir barat teluk Benete tersebut, “itulah pelabuhan dan gudang PT. Newmont Nusa Tenggara” kata sahabat saya.

Refleksi dari PT.Newmont Nusa Tenggara sesaat sebelum matahari muncul
Cahaya-cahaya lampu itu kelihatan semakin indah dengan latar belakang bukit dan langit mendung yang mulai kelihatan karena matahari akan segera muncul dari peraduannya, dan benar begitu cahaya matahari menyinari, bukit tersebut kelihatan gagah sekali dengan cerobong asap yang tinggi menjulang serta beberapa kapal yang sedang berlabuh di pelabuhan tersebut, pelabuhan ini merupakan pelabuhan internasional yang dimiliki oleh PT.Newmont Nusa Tenggara. sedang asik menikmati heningnya pagi yag mendung itu rintik hujan pun mulai turun dan saya bergegas kembali ke mobil, setelah sampai di mobil ternyata sahabat saya sedang pulas tertidur, merasa tidak enak untuk membangunkan nya saya pun kembali melanjutkan menikmati heningnya teluk tersebut di tengah hujan yang mengguyur dari dalam mobil.
Pelabuhan umum Benete
Hujan pun berhenti dan matahari mulai menampakkan diri dari balik bukit-bukit, sungguh indah suasana pagi yang sepi itu, dan saya pun kembali berjalan sendirian menikmati indahnya teluk sepi tersebut, hingga akhirnya sahabat saya terbangun dan perjalan harus kami lanjutkan.

Selamat tinggal teluk yang damai.. B E N E T E.

Labels: