Gili Nanggu, The Paradise Island

Gili Nanggu
Lombok selalu mempesona dengan beragam kindahan nya, baik berupa keindahan panorana alamnya maupun keindahan adat istiadat dan budayanya. Selain memiliki panorama pengunungan yang indah di kawasan pengunungan Rinjani, Lombok juga memiliki panorama pantai yang sungguh aduhai dan menggoda mata siapapun yang memandangnya.

Salah satu keindahan tersebut saya dapatkan ketika sebuah perahu ketinting yang saya naiki berlabuh di sebuah pulau kecil, yang dalam bahasa setempat pulau-pulau yang terbentang di lepas pantai tersebut sering pula di sebut Gili. Pertama mendarat di pinggir pantai saya di suguhi oleh sebuah papan nama yang lumayan besar dan bertuliskan GILI NANGGU diantara rimbunan pohon waru yang rapi dan rindang, waktu juga sudah mulau beranjak sore .

Welcome to Gili Nanggu
Dibagian depan terliahat deretan bungalow yang mengahadap langsung ke pantai, sedangkan di bagian belakangnya ada beberapa cottage standart yang mengahadap ke arah hutan kecil pulau dan dibagian paling belakang resort ini terdapat beberapa cottage yang menghadap ke laut, dengan bangunan panggung para tamu dimanjakan dengan pemandangan laut serta pantainya yang indah.

Topografi pulau yang luasnya tidak lebih dari 12.5Ha ini adalah terdiri dari pantai pasir putih dan di sebagian pinggir pulaunya adalah deretan babatuan karang yang lumayan terjal, sedangkan di tengah pulaunya adalah hutan kecil dengan pohon-pohon besarnya nan asri. Untuk mengelilinginya tidak perlu waktu lama, tidak lebih dari satu jam saya sudah sampai kembali ke titik awal ketika saya memulai pengelilingan tersebut. Pulau ini sejatinya adalah pulau pribadi yang dikembangkan untuk resort dengan konsep Forest Virgin Island, namun baru belakangan ini di buka untuk pengunjung umum.

Beragam Cottage tersedia disini
Tidak perlu khawatir dengan fasilitas yang ada di pulau kecil ini, tersedia deretan shower yang mempunya desain sangat unik untuk membersihan diri setelah puas berenang di laut dan tidak usah kuatir juga dengan masalah perut, karena di pulau ini juga ada sebuah restoran yang menurut saya cukup nyaman, selain tersedia juga persewaan alat snorkeling di area restoran tersebut dengan harga yang terjangkau. Tegangan listirk yang dipakai pulau ini di catu dari 3 buah kincir angin yang berjajar rapi di salah satu sisi pulau, dengan demikian pulau ini benar-benar hening bebas dari bisingnya kendaraan bermotor maupun suara mesin diesel pembangkit listrik, sehingga cocok sekali bagi yang berniat menikmati keheningan ataupaun bagi yang sedang berbulan madu.
Pesona keindahan pulau kecil ini tidaklah hanya terpancar dari daratan pulaunya saja, justru keindahan bawah lautnya yang menarik para wisatawan mancanegara untuk mengunjungi pulau kecil ini, hanya butuh beberapa meter dari bibir pantai saya sudah disuguhi keindahan bawah laut yang luar biasa, karang-karang mulai menyembul dengan ikan-ikan beraneka ragam menghiasi di sekeliling bebatuan karang tersebut, dan yang sedikit berbeda dengan lokasi-lokasi snorkeling yang pernah saya datangi, yaitu ketika melihat orang berenang di lokasi tersebut rombongan ikan bukannya lari menjauh ketakutan namun mereka malah mendekat ke sekeliling tubuh saya sambil menari-nari dengan lincahnya, terlihat pula beberapa nemo di balik-balik softcoral sedang memperhatikan kadatangan saya dengan wajah cemas.

Pasir putih dan jernih nya air laut
Untuk mencapai Gili Nanggu ini dari kota Mataram tidaklah susah, rute dari mataram harus ke pelabuhan Tawun di Sekotong kabupaten Lombok barat ini. Dari pelabuhan Tawun jika sedang beruntung kita bisa ikut di rombongan yang sudah terlebih dahulu di perahu namun jika sedang tidak ada rombongan yang sedang mengadakan trip, mau tidak mau harus menyewa perahu ketintng untuk menyusuri keindahan gili-gili yang berada di kawasan teresebut dengan harga yang terjangkau. Perjalanan yang ditembuh perahu kecil bercadik itu tidaklah jauh, hanya sekitar 20 menit saya sudah bisa menikmati indhanya gili Nanggu, menikmati berbagai keindahan ini semakin memperkuat rasa bangga saya telah dilahirkan di negeri yang indah ini. Proud to Indonesian.























Labels: ,